Muslimah LKA MPM UINAM mengadakan Kajian Muslimah Milenial dengan Tema “Metamorfosa Insecurity, Temukan Jati Diri dan Prestasi” yang di adakan secara Virtual Online melalui Zoom Meeting pada Ahad, (10/01/2021).

Ditengah padatnya aktivitas dan badai pandemi yang masih melanda, bukan berarti muslimah pasrah dengan keadaan akan tetapi bisa survive bahkan melakukan kegiatan-kegiatan positif meskipun via virtual.

Di era mileniai ini, seringkali rasa insecure, yang dialami seseorang pada umumnya berupa keraguan, rasa tidak percaya diri menjadi boomerang dalam menjalani kehidupan ini.

“Melalui kegiatan ini diharapkan muslimah dapat memahami bagaimana mengubah insecure dalam rangka menemukan jati diri, berprestasi dan tidak terpengaruh oleh fenomena zaman,” ungkap Nur Annisa Hidayat selaku Kordinator Kemuslimahan LKA MPM.

Kegiatan ini menghadirkan Andi Dian Astriani, S.Farm. M.Si,. Apt yang juga alumni Farmasi UIN dan Unhas dan juga seorang Dosen. Dalam materinya mengatakan bahwa seorang milenial tidak boleh memiliki jiwa pesimis dan cemas.

“Insecure adalah keadaan dimana seseorang merasa tidak aman, tidak PD, pesimis, cemas, takut, bahkan merasa tidak nyaman dengan dirinya sendiri. Hal ini akan berdampak sangat berbahaya jika terlalu berlebihan,” ujarnya.

Alumni Jurusan Farmasi Pascasarjana Universitas Hasanuddin tersebut berpesan agar milenial mengubah segala pola pikir negatif mendaki positif dan meningkatkan skill atau fokus sesuai bidang kita masing-masing.

“Olehnya itu, mari kita ubah energi pikiran negatif kita menjadi positif. Berdamai dengan diri, fokus pada kelebihan yang kita miliki dan jangan fokus pada kekurangan yang ada, serta fokuslah pada apa yang sudah kita miliki, bukan malah fokus pada apa yang belum atau tidak kita miliki. Sebagai bentuk syukur kita kepada Allah atas nikmat yang telah diberikan,” tegasnya.

Dalam Sesi Welcoming Speech, Dra. Hj. St. Azisah, M.Ed,St., Ph.D yang menjabat sebagai Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UIN Alauddin Makassar dan juga selaku Pembina Kemuslimahan LKA MPM UIN Alauddin Makassar mengatakan bahwa.

“Masalah insecure bukan hanya masalah yang terjadi di zaman milenial tapi juga di zaman-zaman sebelumnya. Masalah insecure ini, bisa kita ubah. Mari kita bermetamarfosa dari insecure menjadi secure, dari penakut menjadi pemberani. Dan jadikan insecure itu pula sebagai tantangan dalam hidup yang harus kita jalani dan lawan, hingga muncul sebuah peluang untuk berprestasi,” imbuhnya.

Selain itu, Ia juga memberikan himbauan kepada seluruh peserta kajian muslimah milenial untuk memanfaatkan waktu dalam hal-hal yang bermanfaat, tidak menghabiskan waktu dalam perkara yang sia-sia semisal dalam media sosial.

“Perbanyak habiskan waktu untuk hal yang bermanfaat, salah satunya mengikuti kegiatan2 yang dilaksanakan oleh LKA MPM UIN AM seperti KAMUS Online dan kegiatan lainnya,” harapnya.

Dalam kegiatan ini juga hadir Putri Pendidikan Sulawesi Selatan yakni A. Ummu Fauziyyah, SH. yang menyampaikan inspirasi dan motivasi kepada peserta. oleh A. Ummu Fauziyyah, SH.

“Self Identity adalah hal Unik dalam diri seseorang yang bukan dicari, melainkan diasah. Diasah melalui tahap yang bernama proses. Berproses dalam segala hal, ikhtiar dengan senantiasa bergabubg pada komunitas-komunitas kebaikan adalah salah satu prosesnya,” imbuhnya.

Self Identity ini akan melahirkan Personal branding yang akan menjadi Citra bagi diri seseorang di mata orang lain. Dan jangan lupa birrul walidayn menjadi hal yang utama pula.

Muslimah LKA MPM UINAM sebagai penyelenggara telah memberikan atau mempersembahkan yang terbaik dari kegiatan ini sehingga dapat terlaksana dengan lancar.

“Semoga dengan terlaksananya kegiatan ini bisa menjadi ajang syiar dan wasilah bagi para muslimah untuk mengembalikan jati diri, mengukir prestasi dengan identitas sebagai muslimah,” tutur Nur Annisa.

Reporter: Muh Akbar
Editor: Admin MDcom

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here