Setahun yang lalu, aku titipkan engkau di suatu tempat yang akan menjagamu agar fisikmu tetap indah.

Aku pun terlupa keadaan dan keberadaanmu dibalik kesibukanku.

Namun, terkadang ada bisikan kecil yang terdengar syahdu agar aku memandangmu meskipun sesaat.

Nantilah, kalimat ini senantiasa menyelimuti ragaku disaat bisikan itu terngiang.

Oh, kenapa diri ini.

Ingatan itu muncul.

 Terakhir aku memandangmu setahun silam dikala tamu mulia membersamai.

Tak terasa, tamu itu akan kembali ditengah amukan ujian yang menimpa.

Hidayah pun datang menyapa, tapi hati ini terasa hampa.

Gelisah disertai penyesalan,.

Kenapa, kenapa aku ini Ya Allah.

Aku terlalu lama meninggalkannya.

Dimana keberadaannya?

Bagaimana kabarnya?

Aku pun bangkit, dan mencarinya.

Ku dapatkan engkau terpajang rapi di bilik kaca lemari, disertai dengan tumpukan debu.

Sedih terasa, air mata pun bercucuran.

Dan memohon kepada Allah, agar hamba yang lemah ini tidak lagi meninggalkannya.

Aku pun berjanji akan selalu mendekap dan memandangmu.

_________________________

Ya Allah, jadikanlah kami Ahlul Qur’an

Ditulis dari hati terdalam

Penulis: Abu Al Faruq (Mahasiswa S2 Pascasarjana UIN Alauddin Makassar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here