Ceritanya Makassar di guyur hujan beberapa hari dari subuh hari. Terkadang kami mengantuk di pagi hari di MHQ ( madrasah Hafizh Qur’an), saat terima setoran hapalan santri apa lagi setoran ‘sabeki’ (2 lembar setengah) lebih. Maka biasanya seperti ini, kami pun bangkit berdiri melawan rasa kantuk, sambil menerima setoran hapalan. Berjalan keluar, efektif hilangkan kantuk. Alhamdulillah..

Mungkin beristirahat di dalam mungkin lebih mengasyikkan, tapi bukan tujuan hidup kita. Karena kita harus bekerja keras, jangan mengikuti godaan hawa nafsu dan saitan. Allahuakbar..!!

Al-Imam As-Syafi’i rahimahullah
berkata :

Ketinggian diraih berdasarkan ukuran kerja keras…
Barang siapa yang ingin meraih
puncak maka dia akan begadang

Barang siapa yang mengharap
ketinggian/ kemuliaan tanpa rasa letih… Maka sesungguhnya ia hanya menghabiskan usianya untuk meraih sesuatu yang mustahil…

Engkau mengharapkan kejayaan
lantas di malam hari hanya tidur aja??

Orang yang yang mencari mutiara harus menyelam di lautan…

Diantara kita ada yang berangan-angan dan berkata :

“Saya ingin bisa menjadi dermawan seperti si fulan…”,

“Saya ingin bisa menghafalkan al-Qur’an seperti si fulan…”,

“Saya ingin berilmu seperti syaikh/ustadz fulan…”,

“Saya ingin berhasil seperti si fulan…”

Akan tetapi jika hanya berkata dan berangan-angan tanpa usaha maka anak kecil berusia 3 atau 4 tahun pun bisa…, kalau hanya mimpi siapapun bisa.

Tapi yang tidak semuanya bisa adalah mewujudkan angan-angan dengan usaha maksimal serta semangat tinggi !!!

tentunya setelah disertai doa kepadaNya dan taufiq dariNya…

Tulisan terinspirasi dari tulisan BANGUNLAH DARI MIMPIMU WAHAI SI PEMALAS !!
UST. FIRANDA ANDIRJA حفظه الله تعالى

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here